Apakah kamu sering merasa bingung ketika berdiri di lorong supermarket untuk memilih minuman bersusu? Wajar kok! Dengan banyaknya ragam kemasan yang berjejer di pasaran, memilih "bahan bakar" nutrisi yang tepat kadang terasa membingungkan. Dua jenis susu yang paling lazim dijumpai dan sering memicu dilema adalah susu UHT dan fresh milk.
Meski sama-sama terbuat dari perahan sapi asli, banyak yang belum tahu bahwa metode pengolahan keduanya sangatlah berbeda. Lantas, sebenarnya apa sih perbedaan susu UHT dan fresh milk? Bagaimana dengan kualitas gizi esensial serta fungsi spesifiknya untuk menjaga ketahanan tubuh kita?
Melalui artikel kali ini, kita akan membedah tuntas karakteristik susu UHT dan fresh milk secara mendalam. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini agar kamu tidak salah pilih "bahan bakar" lagi saat berbelanja dan bisa menyesuaikannya dengan kebutuhanmu!
Susu UHT adalah singkatan dari Ultra High Temperature. Sesuai dengan namanya, susu mentah atau susu segar yang baru diperah akan langsung dipanaskan menggunakan suhu yang sangat ekstrem, yaitu sekitar 135°C hingga 150°C. Namun, proses pemanasan ini berlangsung dalam waktu yang sangat singkat (hanya 2-3 detik saja) dengan tujuan utama untuk mensterilkan atau mematikan semua bakteri jahat di dalam cairan susu.
Proses mutakhir ini pula yang diterapkan pada seluruh lini susu UHT Greenfields. Terbuat dari 100% susu murni berkualitas asal peternakan Greenfields sendiri, proses pemanasannya dilakukan menggunakan peralatan aseptik modern berskala internasional yang sangat higienis dengan pengawasan yang amat ketat.
Hasilnya? Kandungan gizi esensial pada susu UHT Greenfields tetap terjaga dengan masa simpan di suhu ruang yang jauh lebih lama (selama segel kemasan belum dibuka). Sangat praktis! Namun ingat, setelah kemasannya dibuka, susu UHT Greenfields wajib segera masuk ke dalam lemari es (kulkas) dan idealnya dikonsumsi habis dalam kurun waktu 4 hari.
Jika susu UHT mengandalkan sterilisasi penuh, Greenfields Fresh Milk (Susu Segar Pasteurisasi) diproses menggunakan metode yang jauh lebih natural, yakni pemanasan suhu rendah yang lembut (pasteurisasi).
Proses ini sangat ampuh membunuh kuman penyakit bawaan makanan, namun secara luar biasa mampu mempertahankan struktur utuh nutrisi alami, kemurnian enzim bawaan, dan cita rasa asli layaknya perahan aslinya. Hal inilah yang membuat fresh milk terasa sangat ringan saat diminum, teksturnya creamy namun tidak bikin enek, dan tidak meninggalkan efek lengket di tenggorokan.
Diproduksi dari 100% panen peternakan Greenfields sendiri tanpa campuran apa pun, susu segar berkualitas ini memiliki kandungan lemak alami yang utuh (3.5%). Lemak baik tanpa pengurangan atau penambahan ini merupakan sumber kalori premium yang sangat bermanfaat untuk menjaga daya tahan dan kekuatan tubuhmu sehari-hari.
Baca Juga: 10 Manfaat susu segar ternyata bagus untuk daya tahan tubuh
Baik susu UHT maupun fresh milk memiliki profil gizi yang sama-sama krusial untuk menopang kebutuhan harianmu. Karena berasal dari sumber yang murni, keduanya dirancang untuk saling melengkapi gaya hidupmu, bukan untuk saling menggantikan!
Kesalahan terbesar yang sering dilakukan banyak orang adalah salah dalam menyimpan susu. Inilah cara paling tepat merawat kebaikan gizi dari kedua "bahan bakar" andalanmu ini:
Nah, sekarang kamu tentu sudah paham sepenuhnya mengenai perbedaan susu UHT dan fresh milk. Keputusan akhirnya sangat bergantung pada gaya hidup dan rutinitas padatmu:
A: Perbedaan paling mendasar terletak pada suhu pemrosesan dan ketahanan simpan. Susu UHT dipanaskan ekstrem (sekitar 135°C) agar steril dari mikroba dan bisa disimpan lama di suhu ruang. Sementara fresh milk dipasteurisasi pada suhu rendah (sekitar 72°C) untuk menjaga nutrisi murninya, sehingga wajib selalu disimpan di kulkas.
A: Tidak sama sekali! Daya tahan susu UHT di suhu ruang (sebelum dibuka) murni dihasilkan dari pemrosesan suhu tinggi (sterilisasi) dan teknologi kemasan aseptik berlapis yang kedap udara dan cahaya, bukan dari bahan pengawet kimia.
A: Setelah kemasannya dibuka, baik susu UHT maupun fresh milk wajib segera disimpan di dalam kulkas (1°C - 4°C). Susu UHT sebaiknya dihabiskan dalam waktu 4 hari, sementara fresh milk dapat bertahan dengan prima hingga 7 hari asalkan tutupnya selalu dirapatkan kembali.
TOKOPEDIA - Disc. 30% + CASHBACK 20RB
ASTRO - Sampai Hitungan Menit, FREE ONGKIR!
KLIKIndomaret - Klik Klik, Langsung Sampai!
SAYURBOX - Disc. 22% + FREE ONGKIR!
SEGARI - Disc. 28% + FREE ONGKIR!
Alfagift - Bebas Ongkir Sepuasnya!